Kabel daya merupakan tulang punggung infrastruktur kelistrikan modern. Produk kabel XLPE (Cross-Linked Polyethylene) dari pabrik kami dirancang sebagai solusi andal untuk transmisi dan distribusi energi listrik, mulai dari proyek kelistrikan perkotaan, instalasi industri dan pertambangan, hingga sistem bawah tanah dan saluran bawah air.
Sebagai spesialis manufaktur kabel OEM, kami menyediakan kabel tenaga multi-inti dengan konduktor tembaga atau aluminium, tersedia dalam konfigurasi tanpa pelindung hingga jenis berpelindung mekanis yang kokoh, sesuai dengan kebutuhan proyek EPC dan kontraktor teknik di Indonesia.
| Spesifikasi Utama | Detail |
|---|---|
| Nama Produk | Kabel Tenaga Isolasi XLPE Selubung PVC Konduktor Tembaga / Aluminium (Tipe Biasa, Lapis Baja Pita Baja, Lapis Baja Kawat Baja) |
| Tegangan Rating | 0.6/1kV, 1.8/3kV, 3.6/6kV, 6/10kV, 8.7/15kV, 12/20kV, 21/35kV, 26/35kV |
| Standar | SNI IEC 60502-1, SPLN, serta standar GB/T12706 dan IEC60502-1-1997 |
| Model (Kode) | YJV, YJLV, YJV22, YJLV22, YJV32, YJLV32, YJV42, YJLV42 |
| Jenis Pelindung | SWA (Steel Wire Armoured) & STA (Steel Tape Armoured) . Untuk kabel tiga inti menggunakan double galvanis baja. Untuk kabel single core menggunakan double tape aluminium atau kawat aluminium. |
| Jumlah Inti (Core) | Single core, 2, 3, 4, 5, 3+1, 3+2, 4+1 inti |
| Ukuran Umum | 1.5mm², 2.5mm², 4mm², 6mm², 10mm², 16mm², 25mm², 35mm², 50mm², 70mm², 95mm², 120mm², 150mm², 185mm², 240mm², 300mm², 400mm², 500mm², 630mm², 800mm², 1000mm² |
| Klasifikasi Khusus | Biasa, Tahan Api (FR), Tahan Kebakaran (Fire Resistant), Rendah Asap Bebas Halogen (LSZH) |
| Aplikasi Utama | Distribusi listrik, panel kontrol, instalasi elektromekanikal, PLTA/Pembangkit, jaringan bawah tanah, feeder trafo, serta sistem power supply gedung dan kawasan industri. |
Mengapa Memilih Kabel XLPE Dibanding PVC Biasa?
Dalam dunia kelistrikan, efisiensi dan keamanan adalah prioritas. Kabel berisolasi XLPE menawarkan keunggulan termal yang signifikan dibandingkan kabel PVC standar. Konstruktor dan konsultan listrik di Indonesia merekomendasikan XLPE karena kemampuannya menahan suhu operasional hingga 90°C, serta kapasitas arus yang lebih tinggi pada dimensi kabel yang sama. Ini menjadikannya pilihan tepat untuk instalasi panel dan distribusi daya bawah tanah di iklim tropis.
Aplikasi Proyek yang Memanfaatkan Kabel Ini
Kabel seri YJV dan YJLV adalah kabel andalan untuk berbagai skala proyek:
- Distribusi Daya Perkotaan: Jaringan bawah tanah 20kV untuk PLN dan kawasan industri.
- Infrastruktur Migas & Pertambangan: Kabel armoured yang tahan terhadap tekanan mekanis dan kelembaban tinggi.
- Instalasi Lepas Pantai: Tipe khusus steel wire armoured untuk aplikasi yang memerlukan kekuatan tarik tinggi.
- Gedung Komersial: Instalasi riser dan panel utama yang memerlukan rating tahan api (FR dan FRC).
Panduan Instalasi & Pemasangan Kabel Tenaga
Tim teknisi kami menekankan pentingnya prosedur penarikan kabel yang benar untuk mencegah kegagalan operasional. Harap perhatikan standar PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) saat melakukan instalasi:
- Radius Lengkung: Radius tekukan minimum selama penarikan tidak boleh kurang dari 10 kali diameter luar kabel. Hindari tekukan tajam yang merusak isolasi.
- Kondisi Lingkungan: Kabel tipe YJV / YJLV cocok dipasang di dalam ruangan, tray, atau konduit dan ditanam di tanah gembur. Perlu diingat, tipe ini tidak didesain untuk menahan beban mekanis eksternal yang berat.
- Perlindungan Mekanis: Untuk penanaman langsung di bawah tanah atau area rawan gangguan, gunakan YJV22 / YJLV22 (STA). Jenis ini mampu menahan gaya mekanis, tetapi tidak boleh digunakan untuk menahan beban tarik yang ekstrem.
- Alat Bantu: Gunakan roller kabel dan cable jacks yang tepat. Jauhkan kabel dari sumber panas langsung selama proses pulling untuk menjaga integritas insulasi.
- Instalasi dalam Pipa: Jika melewati jalur pipa, diameter dalam pipa harus minimal 1.5 kali diameter luar kabel. Total luas penampang kabel tidak boleh melebihi 40% dari kapasitas pipa untuk mencegah kelebihan panas dan kerusakan akibat gesekan.


4. Modul FAQ (Pertanyaan Umum Proyek)
Apakah kabel ini sudah memenuhi standar SNI dan IEC untuk pasar Indonesia?
Ya. Seluruh produk kabel tegangan rendah dan menengah kami diproduksi sesuai standar internasional IEC 60502-1 dan telah melalui uji tipe setara standar SNI untuk parameter dimensi, ketahanan isolasi, dan uji tegangan tinggi. Kami juga dapat mengakomodasi syarat SPLN spesifik untuk proyek PLN.
Apa perbedaan tipe YJV, YJV22, dan YJV32 untuk proyek bawah tanah?
Perbedaannya terletak pada lapisan pelindung mekanisnya.
- YJV: Tanpa pelindung, cocok untuk tray kabel indoor atau duct aman.
- YJV22: Menggunakan pelindung pita baja (STA). Ideal untuk direct burial di tanah umum.
- YJV32: Menggunakan anyaman kawat baja (SWA). Cocok untuk medan curam, vertikal, atau area dengan tekanan tanah tinggi dan potensi pergerakan tanah.
Kapan sebaiknya memilih kabel single core dibandingkan multi-core untuk kelistrikan industri?
Kabel single core lebih efisien secara termal dan mudah ditekuk, cocok untuk jalur berkapasitas ampere tinggi dan area instalasi yang membutuhkan banyak belokan. Namun, untuk jalur distribusi bawah tanah jarak pendek dan efisiensi pemasangan, kabel multi-core (3x240mm², dll.) sering dipilih karena tegangan induksi yang lebih seimbang dan penghematan ruang jalur kabel.
Apakah berat kabel tembaga dengan aluminium sangat signifikan berbeda?
Sangat signifikan. Kabel dengan konduktor aluminium (YJLV) memiliki bobot hingga 30-50% lebih ringan dari tembaga (YJV) untuk spesifikasi ampacity yang setara. Ini menjadi pertimbangan utama untuk instalasi tray di ketinggian atau area dengan keterbatasan dukungan struktur. Kami dapat membantu menghitung beban tray ideal untuk proyek Anda.




